Category: Curhatan


Antipati Politik (Opini)

Image

Ini adalah tulisan santai… percaya deh, tulisan hasil pengamatan standar tanpa tools riset apapun, hanya tahapan observasi dan tidak ditujukan untuk mengambil kesimpulan apapun, murni hanya opini yang ingin di share ke siapapun, curhat tepatnya… Continue reading

3 more days

ini mind cloud yang baru aja terlintas… yup… iedul Fitri ini insyaAllah bisa terwujud…

yang pasti, berani mencoba…

#BeraniMenatapKeAtas

*harus*

Soft…ly…Lo..ve… *close eyes*

i failed my self…
as i failed promise that i made 5 years ago, the time when i facing the mud that spread on my face…
i still remember that day in every sense and smell it with all my desperate soul…
the day that i only had two choice…
the day when sins were cured by mistakes…

Now… my path is, I’ll be here for u my little prince, no matter my soul is dying…
Coz… Holding u is pure son, crafting live with the shape of heart…

I love U Son… hope it shine ure old man, when he knew he just a poser in the fancy place… Just stare me with ure eyes like a hug in this fragile bones… then Breath the rejuvenate air for ure father lungs dear… coz i just cant do it task normally after i break my vows…

Do it for me my hero… as your father keep running for all of us…

*Sing* “Speak Softly Love”…
-blame it when the tears fall-
…when i Just knew it…

Life – Plans – Struggle … “Kite” of Life

Kids Kite on Sunset

“Life is what happens, while you are busy making plans.” ~ John Lennon ~

“Earn what u plan, might be the biggest achievement in life, but planning itself was the true meaning of struggling in life” ~ Jovial Dien ~

These words just came out from my mind, as an another page for my personal motivation which came from my deepest feeling, after facing almost the entire year with a boiled blood inside my head, while attempting to row myself on the lakes of biggest prey upon all of my hopes.

As a pride, till now I’m surely claim myself as a person who learns a lot from the world, especially after what I’ve done, trough a shade of sadness, mountain of happiness, hills of joyous, ocean of tears, echo of laugh, cliff of pain, sky of insanity, cavern of honor and a desert of drama… and guess what? It’s all about the scenario and the dialog written on it; while I think these all are improvisation.

“Future will be mine”, I said those instead a bullet came and destroy my pride

“be Honorable just for a second”, another mumbling threw out from my brain cells

But the most of it was…

“Stand Still Dear, Just imaging that u still human, so happiness and pain may collide”… the best praise for my soul within the last few month.

I’ve done so many choice, and I fight for those to make it right, This instrument is what I called as “Plan Machine”… coz when u find a way to make it as steady as on a rail, then U are alive in it. So, will it be the answer for producing the best achievement in life? Not precisely, planning in my life is a kind of presence of moving forward, so my kinds of planning were the variety option that I choose. That’s why I put struggle as the spirit which means I describe struggling as the real meaning of achievement. Align with the nature “do things and let the decision on fate made by God”. - Like a Kite -

I just can make the entire struggle as an ideal story book for my old days later, while my son will learn from the path that I’ve craft for him, while I keep trying to closed the failure scene and replace the negative image with another perspective of thought.

So… will u struggle… or just planning… from the point of view a chance to achieve…

…written in the silence of hopes…

Maafin Ayah ya Nak…

Vio n the Pool

Maafkan Ayah nak… Ayah ga tau harus berkata apa sama kamu sayang… Ayah ga bisa memberikan sesuatu yang spesial buat kamu kala usia mu genap 1 tahun… bahkan hingga detik ayah menuliskan untaiaan kalimat ini pun, Ayah masih bingung…

Kamu tau nak… setahun yang lalu kala tangis kecil mu terdengar oleh telinga, Ayah menangis… Ayah hanya bisa menggumamkan kalimat cinta dari lidah yang kelu… senyum tipis Ibu mu kala itu nak yang membuat ayah sangat merasa tenang… Kalian yang membuat ku terjaga pada hari itu… sungguh anugrah buat hidup Ayah…

Hari itu Ayah membuat sebuah target tuk di masa depan… sebuah target yang ingin Ayah raih dalam 1 tahun ke depan… Ayah ingin sekali memberikan sesuatu yang istimewa tuk diri mu Nak… terlalu banyak kata-kata yang ayah kemas menjadi sebuah hadiah… sehingga kala itu Ayah berharap agar di tahun esok, bisa memberikan seesuatu hal yang lebih berrnilai dan berarti sebuah hadiah untuk mu hingga kamu besar nak… Tapi hingga detik ini Ayah ga berhasil tuk penuhi itu nak… Maafin Ayah ya… Ayah dah berusaha tuk mewujudkannya sejak 4 bulan yang lalu, namun nampaknya Ayah belum bisa mencapainya…

Malam tanggal 1 Juni kemarin hanya bisa Ayah lewatkan dengan berdoa dalam hati, agar pertambahan usia mu bisa membuatmu semakin besar dan bahagia… semoga Allah bisa mendengarnya ya Nak…

Love U Son…

I Will Keep Trying For Us…

Perdana… From Benteng to GBK…

Menakjubkan !!! ini sensasi perdana Gw merasakan nasionalisme yang begitu kental dari sebuah event olahraga… Continue reading

Love U Mom

Just wanna say Love U Mom Continue reading

Made My Mind Set

Dilematika hidup…

kala alam pikiran ini terus saja bertanya, namun nalar dan segala upaya selalu tak kuasa menemukan dan mencari jawaban… terkadang ku harus memilih untuk hidup dalam sebuah kebohongan…

Kan Ku pegang teguh sebuah konsep pembenaran, bahwa ada “kebohongan demi kebaikan”, walau sesungguhnya sangatlah rancu… sejauhmana Manusia dapat dengan Objektif menilai kebenaran, tataran dan indikator apa yang paling tepat untuk mensupport alih-alih “berbohong demi kebaikan”… karena samapai kapan pun semuanya akan tetap pada patronnya, Kala “arti kebaikan dapat berbanding lurus dengan arti keadilan, yaitu relatif dari satu sisi”…

sumtimes…

aku pun bertanya pada hasrat ku yang terkadang menggebu demi mengetahui sebuah kejujuran… NAMUN, simple ku bertanya… apakah sebuah kejujuran akan mengubah sikap, mood, semangat dan perasaan ku yang telah terbentuk… jika akan membawa sebuah perubahan… SKIP ajah degh… lebih baik hidup dengan topeng…

Try to be un-naive…

I’ve done so many mistake lately… tapi sebagai dasar pembenarannya… kesalahan-kesalahan tersebut memang sengaja ku lakukan… semuanya karena amarah dan benci karena merasa terbohongi… hingga sampai ku sengaja melakukan kesalahan tanpa rasa bersalah… Bagi ku… ini FAIR… ADIL… dan Sebuah Causa Sebab Akibat…

Walau memang… jauh di lubuk hati… one day… i’ll change to be better… aku berjanji dalam diri sendiri, Jika Hati ini mendadak merasa jauh lebih nyaman tidak ada firasat terbohongi lagi… maka ku akan berhenti seketika itu pula dan bangun dari kubangan kebohongan yang ku nikmati pula… I’ll be a better man… for now just follow what my heart feels…

Result is…

Hidup ini senantiasa di balut sebuah kebohongan yang terorganissir dalam hidup… dan belum tau sampai kapan kejujuran mampu tertidur…

Optimistic side…

Light still shine… n the door still leaved unlock till today… Just reach it… U’ll fine someone Smile (honestly) inside… just dunt affraid to say Hi…

Good side is…

Live seems like balanced… Live seems like nothin wrong… Live seems like perfect… Live seems so happy… even it would be more ilive if it purely produced from positive things…

So…

Sementara hindari resiko tuk mengetahui sebuah kejujuran atau menguak sebuah kejujuran… jika memang, garis keseimbangan dan parameter kenyamanan telah tercapai…

Toh…

Pahitnya sebuah kejujuran, tak akan membuat ku berhenti Tersenyum

Pahitnya sebuah kejujuran, tak akan membuat ku berhenti Tertawa

Pahitnya sebuah kejujuran, tak akan membuat ku berhenti Mencinta

Pahitnya sebuah kejujuran, tak akan membuat ku berhenti Berdendang

Pahitnya sebuah kejujuran, tak akan membuat ku berhenti Melangkah

Pahitnya sebuah kejujuran, tak akan membuat ku berhenti Bermimpi


-= Breathe… Just… To… Know… I… Am… Alive =-

See Also This Junk Post

Baru ajah sayah menakses link di bawah…

http://pestablogger.com/susunan-acara-pesta-blogger-2008/

setelah mendapat info dari Rekan-Rekan Blogger Tangerang (via Milis KBBC)

Applaus Buat Panitia… Salut Untuk Kalian… Kemasan acara yang sangat mendidik dan sarat informasi penting tuk banyak masyarakat… *Tanpa Terkecuali*… sepanjang quota tempat dapat memenuhi…

Tapi…

Sekilas saya berpikir… Mubazir banget kalo saya yang hadir… saya cuma seorang cowo yang hobbynya cekakak cekikik n becanda doank kala bersantai… serta paling sulit berkonsentrasi mengikuti materi acara serius dan penting di hari Libur khususnya agenda acara keluarga…

Damn… saya berani bertaruh pasti saya akan tertidur dalam ruangan berAC tersebut…

Tapi…

  • Kebetulan sayah Punya Rp 50.000,- (dikali jumlah keluarga)
  • Kebetulan agenda tuk besok dah di set jauh-jauh hari tuk hadir
  • Kebetulan Istri ingin hadir, ini masuk ke service kepala rumah tangga*
  • Kebetulan sayah pergi bersama keluarga
  • Kebetulan sayah punya banyak bakat narsis yang bisa terakomodir di acara
  • Kebetulan sayah memenuhi beberapa permintaan rekan tuk hadir**

*only for men who played role as a husbie

**bagi yang agak celeb (or notorious)

Jadi…

yah muhun maaf buat yang dengan segala hambatan tak punya semua list di atas… kalian bisa menunggu reportasenya kok… atau Fotocopy Bahan Paparan… Ga perlu liat pidato Pak Menteri khan…

*Two Face*

Oh Iyah… sayah buat RunDown Aktifitas Personal sayah pada acara Negh… *just share* kali ajah bisa jadi bahan rujukan rekan sekalian…

  • Masuk Gedung
  • Bayar (jumawa)
  • Ketawa Ketiwi (acara lagi seru seru nya)
  • Ngobrol ngalor ngidul (Gosipin pembicara)
  • Keluar Gedung (ga tahan mo ngerokok)
  • Cekakak Cekikik dengan Rekan yang ada di luar
  • Masuk Lagi Pas Makan Siang (Pamit ke rekan di luar)
  • Keluar (pura-pura mo sholat… *keluarin korek*)
  • Masuk Lagi Pas pembagian Snack
  • Setor Muka Sebentar
  • Mulai Gelisah (acara masih seru)
  • Keluarin HP (SMSan)
  • Becanda sama Vio (my Baby)
  • Keluar (kali ini sholat beneran)
  • Pinjem BlackBerry Istri Buat Browse *mengautiskan diri*
  • Tepuk Tangan Pas Seru
  • Mulai Leyeh Leyeh
  • Keluar Gedung Lagi (ambil batang rokok)
  • celingak Celinguk liat temen2 yang diluar masih bertahan ga
  • Masuk lagi (menguatkan semangat “Wadyabala” yang masih di luar *heh dah sore inih*)
  • Pamit2an Pulang *phewww*
  • Poto Poto Narsis *by request*
  • Menggerutu ga dapet Door Price *sambil menuju parkiran*
  • dadah… dadah… Kiss By… *sambil kaget bayar parkiran mahal banget*

*perhatian Rundown disesuaikan dengan timeline acara PB 2008, dengan sedikit penyesuaian berdasarkan kenikmatan bercengkrama* — Hiks Materinya Bagus Padahal… *Poor Me*

Regards

Jovial “JJ” Dien

Pesta Blogger 2008… Semoga…

Related Post

Mengusung asas kebebasan mengungkapkan pendapat, dengan mengiliminir bersinggungan dengan hak pihak lain, dan rasa ingin tahu dalam benak yang mungkin sulit untuk terbendung… maka Blog ini ku isi dengan sekelumit pertanyaan kecil mengenai Pesta Blogger 2008…

Saya pribadi… terdaftar sebagai peserta dari pesta Blogger… karena memang kebetulan janji saya “tuk selalu mensupport kegiatan istri dan memenuhi keinginannya sepanjang batas kemampuan ku” -dan officialy istri ku lebih cepat beberapa menit untuk teregister dalam list peserta-

pandangan skeptis kecil, muncul kala menerima banyak masukan dari para rekan (curhatan tepatnya) dan diperkuat setelah menerima surat konfirmasi di email pribadi yang biasa ku pakai dalam bercengkrama… “kontribusi sejumlah rupaih tertentu”… hal ini menggugah rasa curious tuk membuka link yang pernah ku terima terkait dengan event yang bertema “BLOGGING FOR SOCIETY”…

entah mengapa aku melihat sebuah “handycap” dalam pencantuman nilai, yang agak sedikit kontradiktif dengan deretan daftar sponsorship yang berpartisipasi dalam event (Blue Chip Company Plus Pemerintah 2 (dua) negara)… andai ku bisa mengetahui nilainya… andai ku bisa mendapat penalaran logis atas pertanyaan kecil dalam benak ini… Wasnt the Value Enough to support all ??

Ku coba Gugling… mencari semua post related to event… dan bertanya dengan satu pertanyaan yang sama, dengan harapan… ku dapatkan jawaban atas pertanyaan simple kuw…

Masih ada hal yang ngganjel dalam benak tentang pelaksanaan PB 2008…

Uang kontribusi 50rb itu buat apa ya…

khan sponsornya banyak tuh… Plus ada hasil penjualan T-Shirt nya…

masih kurang kah ???

semoga biaya ga jadi hambatan…”

mungkin banyak yang melihat ini adalah sebuah postingan dan komentar bersayap… namun bagi saya komentar dan postingan ini adalah metode pencarian jawaban yang saya sendiri ingin tahu… yang pasti gw dah terbiasa minim traffic di Blog… jadi motifasi itu kesampingkan ajah…

Berikut rangkaian kalimat yang senantiasa menjadi “Quote”, dalam pesan-pesan singkat yang dikirimkan oleh beberapa rekan (yang menggerutu tentunya)… dan akhirnya menggugah kuw tuk mengakses link yang diberikan…

Para peserta juga kami harapkan untuk memberikan kontribusi sebesar Rp 50,000,- dan sebagai gantinya akan mendapatkan snacks, lunch box, free-flow minuman selama acara berlangsung, dan goodie bag. (http://pestablogger.com/2008/10/27/hari-blogger-nasional-registrasi-pesta-blogger-2007-resmi-dibuka/akses tgl 19 November 2008)

Maaf, fakta ini membuat saya mendadak bersimpati pada mereka (para rekan ku yang kurang beruntung), terlebih menurut pengamatan simple seorang “saya”… semua pengganti “nilai” tersebut menjadi satu paket pengadaan yang disediakan oleh sponsor… selain pure cash tentunya… tapi ya sekali lagi, dirikuw blum bisa mencerna dana yang menurut saya besar itu untuk apa… Hiks…

kali ini saya mulai berandai… andai aku seorang pengusaha kaya… saya berjanji akan membeli seluruh nilai kuota registrasi… dan membagikannya rata kepada seluruh delegasi komunitas blogger dan umum, yang ingin mengikuti acara hingga mencapai 1000 peserta… karena bagi saya… keikutsertaan mereka yang menjadi nuansa positif, dari segala aspek, dari seluruh kalangan, dan mencakup semua golongan… percaya degh… rasa memiliki khan makin meningkat serta kesatuan khan makin menyeruak di permukaan wacana nasional…

Mohon analogi diatas di edit sedikit kata “Saya/aku” diubah menjadi “Sponsor/Pemerintah”… masa segh ga bisa… *melirik embel-embel event nasional*

Andai ku belum berkeluarga… Ku khan menggunakan Rp. 50.000 tuk makan selama satu minggu di lingkungan kost, dan tetap blogging dengan fasilitas kantor yang gratis, agar aspirasi pikiran ku tetap tergali lebih dalam… keesokan harinya, tepatnya tanggal 23 November 2008… saya akan melihat beragam korespondensi dan berita pelaksanaan dilengkapi dengan ucapan selamat serta penyesalan atas ketidak mampuanku membayar biaya registrasi…

Secuil mengenai OUTPUT… semoga… oh semoga… bisa berguna tuk sesama…

Regards

Jovial Dien (JJ)

yang akan hadir pada acara PB 2008 mendampingi Istri tercinta… Karena telah BERKELUARGA dan mengesampingkan KEINGINAN PRIBADI tuk tetap bertanya…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.