Angan seketika terlontar jauh menghilang
Kedap telinga atas kutukan jiwa rapuh
Ungkap semua tanya menjadi air mata

Beku rasa hati baru perlahan mulai mecair
Elegi manis bahkan masih terasa damai kala itu
Noda hancurkan harapan yang terpahat angan
Cerca semua keyakinan hati hingga rapuh
Ingkari tapak jalan yang telah terlanjur tertatap

Rengkuh
Asa
Sisihkan
Amarah

Carikan ku hasrat tuk wajah yang terpana
Imingi dengan janji lain yang ku ragu
Nestapa ku percaya tak akan terasa
Terlanjur ku tatap lara semua impian
Akhiri saja rasa walau ku kan tersesat

Kosong tak peduli
Untai tak terurai

About these ads