Suasana Sore hari menjelang malam… tepatnya salah satu jalan protokol Jakarta yang menjadi akses menuju luar ibukota, suasana hiruk pikuk yang selalu dihiasi oleh antrian beragam kendaraan…

Sendirian di dalam kabin mobil, tentunya bukan suatu pengalaman yang menyenangkan dipadankan dengan keletihan pikiran selepas beraktifitas… nampaknya memang opsi terindah di momment itu, hanyalah menyimak lantunan lagu dari speaker di sekeliling kabin…

Sesaat kemudian, waktu mulai menunjukan saat nya Adzan Maghrib terlantun, namun entah kenapa di channel tersebut, tidak ada lantunan Adzan (kayanya lebih nyaman memilih lagu2 berirama chill out)… alhasil mulai ku browse ke channel lain, dan… sampailah di satu channel dengan berdigit dua sebagai identitas frekwensinya, cuap2 sang penyiar terdengar bersahutan, nampaknya Do’i lagi asik membahas beberapa berita2 terkategori panas… sumpeh gw ngarepin beritanya itu tentang Dewi Persik, lumayan buat imaginasi *astaghfirullah*… namun apa daya… si pembaca erita enjoy dengan paparan lain… yah saya mah pasrah dengan beragam berita nasional maupun dunia internasional, yang terkemas dalam banyolan khas entertainment…

pheww… emank kayanya berita internasional agaknya lebih menarik dibanding berita lokal, soalnya berita nasional cuma mengulang masalah yang ramai di Infotainment… yang beberapa berita nya pun dah aga basi,karena emank ga sengaja terliput dengan kamera mata secara live di depan gedung KPK, sekaligus tentunya tontonan menarik di sela macet…

beralih ke dunia Internasional, selain berita menganai obor olimpiade yang di buru oleh beberapa pihak… hingga ketegangan protes yang diajukan oleh beberapa bangsa atas ketidakadilan… phewww… nampaknya memang Dunia ini masih hobby bertikai (termasuk indonesia karena Pilkada)… Banyak juga ya liputan ketegangan politik, protes, ketegangan hingga perang… Pagi hari, di sela burung berkicau… ku mulai mencari beberapa source berita di salah satu media cetak di Indonesia… ini salah satu berita yang menurut gw amat sangat menyedihkan… masing-masing pihak bertikai punya alasan pembenarnya sendiri2, namun sebenarnya yang perlu diperhatikan adalah derita rakyatnya…

Dan Sekarang !!!… apa pun alasan mu wahai penguasa, tak perlu lagi mencari-cari pembenaran tuk saling membunuh… Gw, saya, aku, kita, dia, mereka dan kami adalah salah satu pemikir, diantara banyaknya opini yang berteriak “berhentilah berperang !!!”… Sadar lah bahwa terlalu banyak PR bumi ini yang sangat perlu untuk bersama-sama dipikirkan, masih banyak yang lebih indah untuk diperjuangkan… semoga para pihak yang bertikai, tidak lebih memilih untuk kita mati bersama dalam kehancuran Bumi… Hiks… Hiks… alam (bumi) saja sekarang ini saja mulai protes… ko mereka tutup mata ???

Semoga terlupakan dendam, mulai yang telah berkerak di banyak hati manusia, hingga yang masih cuma menempel !!!! semoga terhapuskan image negara kuat, negara lemah, negara adikuasa dan negara tertindas… karena hari ini, detik ini, trend dunia harus berubah dan berjabat tangan…

Menyambung suasana kabin mobil ditengah kemacetan… opini di atas terlintas tentunya dengan diiringi lantunan lagu potongan lagu dangdut yang dulu sangat terkenal, saat diyanyikan oleh Abang Meggy Z “Semut Pun Kan Marah Bila Terlalu Sakit Begini”… potongan lirik yang kemudian gw kaitkan dengan alasan pembenar milik anak kecil “dia duluan tuh Ma !!!”… hihihi… atau mungkin kita mau membayangkan Si Kecil menulis surat kepada sang penguasa bertikai (seperti gambar di bawah)

Think About it Prend *logat sunda*…

Gambar diambil di sini