(JJ, April, 2008)

Tatap nanar di tengah padang rumput luas

Tapi hanya rona warna putih yang tampak

Kemana sinaran pergi memantul bias

Kiranya mata yang mengatup lupa terbelalak

Sinaran itu Pudar… tak ada celah tuk nampak

Selinap pun ta kuasa karna rongga tak berpori

Senantiasa berteriak memohon tuk masuk

Seketika pula asa itu terbang tak kembali

Rona cahaya sempat mengetuk jendela kaca

Nyaring terdengar, tapi telinga tak bergetar

Resapan bisikan lembut dibalik bilik sukma

Namun nyatanya tetap saja asik berkelakar

Akan semakin lama waktu menanti di teras rasa

Akan semakin pudar serta mulai beranjak tua

Akan semakin dalam hati sejak saat lalu berduka

Akan semakin terdiam di sela sujud yang terlalu lama

Andai warna itu cerah

Andai sinaran itu silau

Andai bisikan itu jelas

Andai penantian itu ada

Karena Ku Tak Pernah Tau !!!

Swan.jpg