Chapter 3

Last Chapter…

Prolog…

Hari yang gaduh… dapur ini terasa penuh sesak dipenuhi pecahan perabotan…

Hari itu ku hampir gila… ironis untuk seorang bocah yang baru duduk di bangku SMP… semakin ironis kala ini harus terjadi setiap saat… hingga membuatnya menjadi seorang pemurung, sekaligus liar kala berada di luar bendungan pagar halaman rumah… emosi nya mudah meledak, hingga badan nya pada saat itu tak mampu berdiri karena perlawanan bodohnya terhadap kondisi yang tak mugkin dimenangkannya… tulang nya mungkin telah remuk ketika ia tersadar…

Continue reading