Angan seketika terlontar jauh menghilang
Kedap telinga atas kutukan jiwa rapuh
Ungkap semua tanya menjadi air mata
Beku rasa hati baru perlahan mulai mecair
Elegi manis bahkan masih terasa damai kala itu
Noda hancurkan harapan yang terpahat angan
Cerca semua keyakinan hati hingga rapuh
Ingkari tapak jalan yang telah terlanjur tertatap
Rengkuh
Asa
Sisihkan
Amarah
Carikan ku hasrat tuk wajah yang terpana
Imingi dengan janji lain yang ku ragu
Nestapa ku percaya tak akan terasa
Terlanjur ku tatap lara semua impian
Akhiri saja rasa walau ku kan tersesat
Kosong tak peduli
Untai tak terurai




anak tekhnik nggak ngerti sastra, om
xixixixiii…yup anak teknik ga ngerti sastra…haha..
beuuuh… kok jadi penulis puisi gini lo?
weeee.. udah bisa berpuisi
mampir ngunjungin teman lama
from history to poem hahaha ,mangstab bro
ditunggu puisi lainnya
Noda apa Oom?
Noda coklat ato es krim?
Nice poem
) hehehe
rasa yg tersembunyi dibalik untaian kata2nya dalem bgt..
(sumur kalii
Bagus puisinya
Foto yang lagi ooo Oreo ann juga bagus hehehe
Bagus, bagus, bagus…..