Mengusung asas kebebasan mengungkapkan pendapat, dengan mengiliminir bersinggungan dengan hak pihak lain, dan rasa ingin tahu dalam benak yang mungkin sulit untuk terbendung… maka Blog ini ku isi dengan sekelumit pertanyaan kecil mengenai Pesta Blogger 2008…
Saya pribadi… terdaftar sebagai peserta dari pesta Blogger… karena memang kebetulan janji saya “tuk selalu mensupport kegiatan istri dan memenuhi keinginannya sepanjang batas kemampuan ku” -dan officialy istri ku lebih cepat beberapa menit untuk teregister dalam list peserta-
pandangan skeptis kecil, muncul kala menerima banyak masukan dari para rekan (curhatan tepatnya) dan diperkuat setelah menerima surat konfirmasi di email pribadi yang biasa ku pakai dalam bercengkrama… “kontribusi sejumlah rupaih tertentu”… hal ini menggugah rasa curious tuk membuka link yang pernah ku terima terkait dengan event yang bertema “BLOGGING FOR SOCIETY”…
entah mengapa aku melihat sebuah “handycap” dalam pencantuman nilai, yang agak sedikit kontradiktif dengan deretan daftar sponsorship yang berpartisipasi dalam event (Blue Chip Company Plus Pemerintah 2 (dua) negara)… andai ku bisa mengetahui nilainya… andai ku bisa mendapat penalaran logis atas pertanyaan kecil dalam benak ini… Wasnt the Value Enough to support all ??
Ku coba Gugling… mencari semua post related to event… dan bertanya dengan satu pertanyaan yang sama, dengan harapan… ku dapatkan jawaban atas pertanyaan simple kuw…
Masih ada hal yang ngganjel dalam benak tentang pelaksanaan PB 2008…
Uang kontribusi 50rb itu buat apa ya…
khan sponsornya banyak tuh… Plus ada hasil penjualan T-Shirt nya…
masih kurang kah ???
semoga biaya ga jadi hambatan…”
mungkin banyak yang melihat ini adalah sebuah postingan dan komentar bersayap… namun bagi saya komentar dan postingan ini adalah metode pencarian jawaban yang saya sendiri ingin tahu… yang pasti gw dah terbiasa minim traffic di Blog… jadi motifasi itu kesampingkan ajah…
Berikut rangkaian kalimat yang senantiasa menjadi “Quote”, dalam pesan-pesan singkat yang dikirimkan oleh beberapa rekan (yang menggerutu tentunya)… dan akhirnya menggugah kuw tuk mengakses link yang diberikan…
Para peserta juga kami harapkan untuk memberikan kontribusi sebesar Rp 50,000,- dan sebagai gantinya akan mendapatkan snacks, lunch box, free-flow minuman selama acara berlangsung, dan goodie bag. (http://pestablogger.com/2008/10/27/hari-blogger-nasional-registrasi-pesta-blogger-2007-resmi-dibuka/akses tgl 19 November 2008)
Maaf, fakta ini membuat saya mendadak bersimpati pada mereka (para rekan ku yang kurang beruntung), terlebih menurut pengamatan simple seorang “saya”… semua pengganti “nilai” tersebut menjadi satu paket pengadaan yang disediakan oleh sponsor… selain pure cash tentunya… tapi ya sekali lagi, dirikuw blum bisa mencerna dana yang menurut saya besar itu untuk apa… Hiks…
kali ini saya mulai berandai… andai aku seorang pengusaha kaya… saya berjanji akan membeli seluruh nilai kuota registrasi… dan membagikannya rata kepada seluruh delegasi komunitas blogger dan umum, yang ingin mengikuti acara hingga mencapai 1000 peserta… karena bagi saya… keikutsertaan mereka yang menjadi nuansa positif, dari segala aspek, dari seluruh kalangan, dan mencakup semua golongan… percaya degh… rasa memiliki khan makin meningkat serta kesatuan khan makin menyeruak di permukaan wacana nasional…
Mohon analogi diatas di edit sedikit kata “Saya/aku” diubah menjadi “Sponsor/Pemerintah”… masa segh ga bisa… *melirik embel-embel event nasional*
Andai ku belum berkeluarga… Ku khan menggunakan Rp. 50.000 tuk makan selama satu minggu di lingkungan kost, dan tetap blogging dengan fasilitas kantor yang gratis, agar aspirasi pikiran ku tetap tergali lebih dalam… keesokan harinya, tepatnya tanggal 23 November 2008… saya akan melihat beragam korespondensi dan berita pelaksanaan dilengkapi dengan ucapan selamat serta penyesalan atas ketidak mampuanku membayar biaya registrasi…
Secuil mengenai OUTPUT… semoga… oh semoga… bisa berguna tuk sesama…
Regards
Jovial Dien (JJ)
yang akan hadir pada acara PB 2008 mendampingi Istri tercinta… Karena telah BERKELUARGA dan mengesampingkan KEINGINAN PRIBADI tuk tetap bertanya…


wah mas, walau ada yang juga mengganjal di pemikiranku mungkin sama seperti mas joey pikirkan,,,
tapi diriku kesampingkan dulu hal-hal tsb, bukan karena terpaksa tapi karena keinginan kita sebagai blogger yang biasa blogwalking dan kemudian bertegur sapa lewat komen. Sekarang kita semua akan blogwalking di dunia nyata di pesta blogger 08. Kita ketemu ya mas…
Btw Vio jangan lupa dibawa juga ya mas…
Salam…
hhmm… aku sih cuma ingin punya banyak teman
Gak bisa jawab, karena bukan panitia
Tapi klo gw bikin acara juga, gw selalu minta tiket masuk, walaupun dah dapet sponsor, soalnya klo gratis malah jadi gak menarik.
Sayangnya saya ada urusan keluarga disini, jadi nggak bsia pergi ke pesta blogger 2008. kalau saja ada waktu yang tepat, mungkin kita bisa bertemu.
50.000 x 1000 = 50.000.000
wah bisa buat biaya nikah …
*digebuk mas joey*
==============================
jujur aja, aku ga ngikutin secara detil berita itu. soale aku jauh banget di ujung dunia didukung kerjaanku yg aneh. jd ya kayaknya imposible utk ikut ber partisisapi eh berpartisipasi. tp kl melihat penjelasan diatas, ya ikut juga bertanya. buat apa ya ? uang makan peserta ? akomodasi ini itu ? ato administrasi ( alesan klasik ). tp semisal ada kesempatan kayaknya juga pengen berpartisipasi dengan mengesampingkan pertanyaan tersebut. semoga bermanfaat deh dana yg terkumpul
*berlalu pergi*
Mungkin saya “sedikit” abstain untuk hal-hal yang sepertinya agak mengganjal tersebut. Soale saya kira, PB tuh gratis, ternyata enggak tho ? Hanya menyayangkan aja, kenapa nggak gratis. Kenapa juga ada dua negara yang ikut mendukung, negara kita gimana ?

Sebagai Blogger, saya sangat mendukung dan sangat ingin berpartisipasi dengan adanya kegiatan ini, tapi terkadang saya harus mengesampingkan keinginan untuk bisa berkumpul dan berbagi pengalaman bersama Blogger lain itu. Karena terbentur oleh ijin dari ananda tercinta dan ijin dari lelaki tersayangku tentunya
salam untuk semua Blogger yang akan datang ke PB. Semoga segala hal2 yang mengganjal bisa terjawab.
Buat Joey.. apa kabar…
Salam untuk Chichi n Vio
Semoga ada penjelasan harga tiket eh maksudnya biaya kontribusi
sayangnya, aq gak bisa ikut PB tahun ini.. hwahhh nangis diriku..
wah mas, saya kurang mengikuti sih ya…
tp kalo mnrt saya ndak ada salahnya ditarik biaya
walau kl bisa lebih rendah dr 50rb akan lebih baik
tapi saya pribadi bilang lumayan worth it kok
khusnudzon aja mungkin dana yang terkumpul untuk acara2 bloger nasional berikutnya
atau untuk disumbangkan ke yang lebih membutuhkan
no offense ya, mas
emang agak mahal siih…tp smoga worth it deh..
pengen seru-seruan aja sih..hehehe
Thx to All… semoga saya dan rekan-rekan sesama Blogger yang selama ini bertanya kepada saya, bisa mendapat banyak masukan dari opini rekan-rekan sekalian…
Targetnya adalah “khusnudzon” yang diutarakan oleh Mba Wenny…
Toh kalau semuanya jelas… ga akan ada opini pribadi dan dan curhatan bebas teman sekalian yang masuk ke rongga pikiran saya…
Semoga… saya bisa seru-seruan seperti apa yang dikatakan Dilla… pada acara besok dan bisa berperan sebagai pendamping yang baik tuk pasangan dan keluarga…
oh iya satu lagi… makasih untuk pihak Pro dan Kontra yang menghubungi langsung (PM) ke saya…
Alhamdulillah… media ini memang saya gunakan tuk mencari “info/jawaban yang jelas dan meluruskan”
Thx n Keep the Faith…
Be Great Guys…
sampean jadi ikut? kalo kemungkinan kita ketemu di sana
Kalo masalah biaya, hmmm kita tunggu laporan akhirnya nanti saja… tahun lalu lebih mahal, 100rb
pengen ikutan dnks…
Mas Arul… Kalaupun 200rb, demi mendampingi keluarga segh… janji saya lakoni…
tapi… masalahnya nda semua nya bisa…
atau mungkin seharusnya sayah konsen sama kemampuan diri sendiri ajah kali ya… hehehe… hiks… *two face*
keren suami istri blogger
Hmmm, kalo seperti kata mas Arul sekarang lebih murah berarti lumayan donk. Andai aku bisa ada di sana. . .
ikutan nimbrung.
Sebenarnya, sy kurang ’sreg’ dg kata pesta pd frase Pesta Bloger. Kata pesta terkesan hura-hura, menghamburkan uang, or something like that.
*no offense for all*
mungkin bs diganti dg kata yg lain, Temu Bloger, atau apalah. Ada usul?
Ttg harga 50rb, sepakat dg mbak wenny, baik sangka aja. Bila memang acara itu ‘for society’, semoga uang itu emang diolah en disalurkan dg benar.
Tp nilai 50rb, apalagi bg seorang mahasiswa seperti sy ini, tentulah nilainya sangat berharga. Apalagi acara PB diadakan di Jkt. Tentu biayanya akan nambah (50rb+tiket perjalanan PP Jogja-Jkt) bagi saya.
anyway, semoga acara PB 2008 mjd ajang silaturahim yg tdk hanya sekedar kopdar, melainkan kopdar++. Ada “sesuatu” yg bisa dihasilkan dr acara PB ini.
Semoga sukses!
Salam.
itu dia mas Yodama… harapan sayah… keinginan “berbaik sangka” dapat ditunjang dengan transparansi yang memadai dari “si mengerti”…
that’s why im asking…
@Sha… asumsinya tahun depan bisa gratis… Alhamdulillah… walau aku berharap itu bisa tahun ini… dan jumlah peserta bisa di selesi dan terbagi rata bagi seluruh elemen…
atau mungkin bisa di informasikan pihak sponsornya tahun lalu…
Wah ada pesta blogger…
Aku kok tidak tau apa-apa ya…
menurutku, mungkin hal tersebut untuk menyeleksi peserta…
artinya, kadang kalo tanpa biaya, ada peserta ikut2an atau malah dengan tujuan ndompleng komersil datang ke acara saja…. ini kemungkinan menurutku lho.
Sampai ketemu di pesta blogger 2008
Lebih baik penyelenggaraannya dari tahun lalu
>abdee,
Gue malah melihat cara bijak melakukan seleksi bukan dari biaya, bahkan pencantuman biaya malah memberikan kesan komersialisasi oleh penyelenggara.
Coba degh liat penjelasan atas kutipan paragraf di web Pesta Bloger diatas. Gue malah lebih setuju ide ‘andai-andai’ nya mas jovial, serta penerapan seleksi ditulisan:
- ada delegasi perkomunitas (jatah)
- ada seleksi pihak umum yang mengikuti
- ditambah ticket Box (ide gue)
dan Gue rasa, penggunaan kata ‘Tiket’ atau ‘cover charge’ lebih fair dibanding menyebutnya sebagai ‘kontribusi’. tentunya lebih bagus bila ada pembagian gratis ke sejumlah peserta terseleksi, dengan jumlah signifikan tentunya, untuk menghilangan kesan komersialisasi penyelenggara.
Gue pribadi datang ke acara ini, berhubung gue cukup banyak dekat dengan panitia, jadi lebih baik gue menyamarkan diri, yang penting opini yang gue lontarkan bisa dibagi ke semua orang
terima kasih mas jovial, gue baru tau nama loe setelah banyak kita bercanda di berbagai kesempatan. ga nyangka aja, mas yang sukanya ngebanyol dan jarang serius, malah berani beropini seperti ini, salut.
gyaaa… kok pestanya gak dimulai pas lagi nganggur yach… ndak tepat ini waktunya… :p
hohoho. menyenangkan
tapi tidak bisa hadir.
Aku yakin kau pasti datang ke sana
Aku pun sebenarnya ingin menjumpaimu di sana
Menjumpai pasangan pecinta yang telah memiliki buah hati
Juga berjumpa dengan aneka jiwa san raga blogger hebat di sana
Sahabat, aku senang kau kembali datang
Eh coba nilai ini http://cucuharis.wordpress.com/2008/11/20/bunga-cinta-yang-terbenam-fiksi-bag-2/
titip salam tuk blogger2 lainnya aja. aku ga isa datang
aku ga bisa ikutan..
di jakarta sih
banyak makan ongkos kalo harus kesana
hmm… mungkin (ini menurut pemikiranku nih..) dana itu diperlukan untuk dana operasional. Coba, bayangkan saja, konon akan ada 3 menteri yg datang pada PB itu. Padahal biaya keamanan satu menteri saja udh berapa… apalagi 3 menteri.. belum panitia yg bolak balik urus perijinan.. belum lagi biaya kemanan… wahhh gak tau deh.. mudah2an saja ndorokakung yg jd presiden di PB ini, ya (??) atau Enda (siapa ya nama belakangnya itu, nasution??) – yg jadi ka blogger Indonesia bisa baca postingan ini dan bisa menjelaskan dg gamblang buat apa tiket 50 ribu itu.. biar gak ada buruk sangka, ya mas…
Iyah Mba… itu alasannya ku menulis kok… kejelasan dan tranparansi… agar semua pihak bisa ber”baik sangka”
oh iya… setau aku segh, kehadiran Orang No 1 di tiap2 departemen dah ada mata anggarannya sendiri di Humas… CMIIW…
*be optimistic*
aduhh..aku ingin ikut..tapi apa daya…
samudra luas menghampar di depan mata dan menjatuhkan harapankku…
jadi ya…
ditunggu laporannya aja deh om joey…hehe..
dulu kalo ga salah emang sempet ditawarkan untuk dibikin gratis ato berbayar. yang mengerucut pada berbayar, dengan maksud agar sekaligus menjadi seleksi keseriusan keikutsertaan. semacam itulah…
[...] 20 Nopember, 2008 oleh JoEy D`JuVe See Also This Junk Post Baru ajah sayah menakses link di [...]
Mba emyou… baca Postingan terbaru ku degh… Hipotesa itu konklusinya salah….
*sedih*
Aku ga serius ikut acara… cuma aku serius mau membayar tuk bisa ada di acara bersama keluarga…
Tapi…
Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, Musikgue & game online untuk para netter Indonesia. Salam!
http://orang-blog.infogue.com/pesta_blogger_2008_semoga
Halo, mas Juve, salam kenal ya. Saya numpang komen di blog ini karena sempet Googling soal PB 2008 dan buntut2nya nyasar ke sini
Saya sih pribadi nggak masalah sama kontribusi Rp.50,000 dari para peserta yang sudah mendaftarkan diri, tapi bagi mereka yang go show, mengingat bahwa yang sudah mendaftar saja ada 1000 org, ngga kebayang yang akan go show tanpa daftar ada berapa, bagaimana cara pihak administrasi PB mengatur konsumsi dan goodie bag dll yang katanya akan dibagi2kan ke semua peserta?
Saya bingung dan penasaran dengan bagaimana cara mereka mengantisipasi kalo misalnya yang go show membludak.
Jangan2 nanti kl goodie bag-nya abis, digantiin nasi padang sebungkus he3x….
Ditambah lagi ada complain dari orang-orang yang sudah mendaftar tapi belum dapat e-mail konfirmasi, kesannya sepertinya administrasi PB agak sedikit berantakan. Mudah2an sih nggak yah.
Plus saya baru saja mengunjungi situs official PB dan hari ini susunan acara-nya baru saja keluar. Really, 3 days before the actual event? Dan masih bisa berubah2 pula….
Hmm…
Percuma kan ada US Embassy dibelakang
hallo joe!
jadi pas gw ngerokok diluar, dan nongkrong sama epat itu dirimu to hehehhe…
first, kontribusi menurutku sah-sah saja. dalam frame positif, ini bisa dianggap sebagai “wujud keseriusan peserta”. coba bayangkan, jika tak berbayar, lalu semua pengen ikut, sampai 2000 orang, lalu karena ngga bayar, 500 orang diantaranya seenaknya membatalkan, sementara panitia sudah menyediakan makanan dan merchendise 2000 biji. gimana hayoo? hehehhe…
IMHO, gratis disatu sisi buat saya tidak mendidik. kita punya kecenderungan jadi tidak bisa menghargai sesuatu ketika sesuatu didapatkan dengan mudah.
alasan lain, nanti pesertanya jadi ngga terbatas, dan pasti ngga gampang untuk mengurusinya.
so, setuju dengan berpositive thinking. i have my own question too. tapi tidak mengurangi rasa hormat dan salut gw buat panitia PB2008 yang menurut gw sudah berusaha keras. pasti ngga gampang memenuhi berbagai pertanyaan dikepala kita. tapi ya berpendapat toh sah sah aja, supaya pelaksanaan di masa depan bisa lebih baik hehehhe
btw, saya justru tertarik dengan alinea terakhir dari tulisan ente.
karena statement itu jadi membuat saya bertanya
“apakah keluarga lalu membuat kita tidak bisa menjadi diri sendiri?”
IMHO, keluarga ya keluarga. gw respect dengan ente, karena buat gw, you are the one who placed family in the first place. thats great.
tapi bertanya atas sesuatu menurut gw ya sah2 aja. ini sama saja dengan perbedaan pendapat. asik2 aja kali hehehe…
saya dukung mas! beberapa hari lalu dinas pariwisata kita mengundang beberapa blogger dunia ke Indonesia untuk turut serta mempromosikan Indonesia ke negara lain. ternyata ada beberapa orang yang berawal dari seorang blogger menuju kursi parlemen. di Indonesia, why not?
waaah….. ketinggalan berita nih saya